Delapan Bonek masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bojonegoro, Minggu (11/3/2012). Kondisinya berangsur membaik namun diperbolehkan untuk kembali ke Surabaya.
Dari jumlah tersebut, sebanyak tiga bonek kondisinya kritis. Salah satu bonek yang bisa dikonfirmasi, Firman (23), asal Desa Mawatul Demak Surabaya mengatakan, saat ini kondisinya masih sakit. Dia mendapat luka di bagian kepala dan harus mendapatkan puluhan jahitan.
"Saya sampai di rumah sakit sudah tidak sadar, tahu-tahu sudah dijahit ini," katanya dikonfirmasi beritajatim.com di RSUD Bojonegoro.
Bonek asal Lospendus itu, ditemani lima temannya yang hanya mengalani luka ringan. Sedangkan dua korban lain belum bisa dikonfirmasi karena kondisinya masih kritis. "Kemarin pengen pulang masih ditahan karena kondisinya masih mencekam," tambahnya.
Sementara dikonfirmasi terpisah, Humas RSUD Sosodoro Djatikosoemo, Bojonegoro, Thomas Djaja mengatakan, pihaknya masih terus melakukan perawatan. Sedangkan untuk dana perawatan sendiri ditanggung oleh Panpel Persibo dan dari pihak RSUD.
Seperti diketahui, para Bonek tersebut mendapat serangan di kawasan Lamongan, saat berangkat ke Bojonegoro dengan mengendarai kereta barang, untuk mendukung tim kesayanganya Bajol Ijo melawan Persibo Bojonegoro, Sabtu (10/03).[uuk/but]









0 Komentar:
Posting Komentar
Siapa nama anda ?