skip to main |
skip to sidebar
Hati-hati
dengan penggiringan opini yg mereka lakukan, dari siang tadi banyak
teman-teman di Grassroot yg dibingungkan dengan pemberitaan media.
Modusnya sama yakni membuat seolah-seolah bahwa La Nyalla dan Rahim
Soekasah mempunyai kedudukan sama dengan Djohar Arifin dan Farid Rahman.
Penyebutan selamat untuk ketum PSSI Terpilih La Nyalla oleh An-Teve dan Tv-One merupakan bukti bahwa mereka memang
melakukan hal tersebut untuk membuat bingung masyarakat, mereka sangat
menafikkan fakta bahwa Keputusan CAS sebagai badan olahraga arbitrase
tertinggi telah menolak mengakui KLB KPSI. Dan mempersilahkan PSSI
menyelenggarakan Kongres Tahunan biasa.
Jadi apa yg ingin saya
tekankan dan saya mengajak teman-teman semua mulai detik ini mari
bersama-sama memberi pencerahan pada kawan-kawan lain, jangan pernah
sebut La Nyalla sebagai Ketum PSSI Versi KPSI atau Ketum PSSI tandingan.
Ketum PSSI hanya 1 yakni Djohar arifin Husein dan Ketum KPSI adalah La
Nyalla Matalitti.
Kekuatan kita sebagai Citizen Journalism
harus benar-benar dimanfaatkan sekarang, karena di Media Mainstream KPSI
benar-benar telah mengangkangi PSSI.
So Tidak ada Ketum PSSI
tandingan atau Ketum PSSI Versi KPSI, yg ada adalah Ketum KPSI
Organisasi Tanpa Bentuk yg mengingkari Keputusan CAS dan akhirnya
dipilih yakni La Nyalla dan Rahim soekasah.

0 Komentar:
Posting Komentar
Siapa nama anda ?