Striker anyar Fernando Gaston Soler kembali menjadi harapan saat
Persebaya dijamu tuan rumah Negeri Sembilan FA, Minggu (25/3/2012) besok
malam di Tuanku Abdul Rahman Stadium, Paroi. Penyerang berkebangsaan
Argentina ini diharapkan kembali mencetak gol, seperti di penampilan
perdananya lawan Bontang FC lalu.
Proses perekrutan Soler memang
mengandung sedikit gambling. Pasalnya, usianya Soler tak lagi muda,
yakni 34 tahun. Banyak yang menyebut karier penyerang asal Argentina ini
sudah habis. Tapi Soler membungkam spekulasi itu dengan dua gol ke
gawang Bontang FC. Spesialnya, dua gol itu ia cetak pada penampilan
perdananya bersama Bajul Ijo. "Itu yang saya bilang kemarin,
mudah-mudahan dia bisa cetak gol, mudah-mudahan dia berkontribusi,
adaptasi dia cepat sekali," tutur pelatih Persebaya, Divaldo Alves.
Penampilan
Soler diharapkan kembali memukau saat Persebaya tandang ke markas
Negeri Sembilan. Meski bertitel laga persahabatan, Divaldo berharap
Soler bisa mencetak gol untuk Persebaya. "Alhamdulillah, kemarin dia
cetak dua gol, saya harapkan kedepan dia bisa berjalan seperti itu, bisa
cetak gol, bisa fit, bisa kontribusi untuk tim. Tapi yang penting tim
kita, semua fight, bukan satu pemain saja," sambung Divaldo.
Kehadiran
Soler dengan dua gol yang sudah ia ciptakan, membuat problem lini depan
hampir teratasi. Selama ini Persebaya memang bermasalah dengan
finishing touch. Dengan hadirnya Soler, diharapkan umpan-umpan matang
Andik Vermansyah, Rendi Irwan, Taufiq maupun pemain lainnya, dapat
dikonversi menjadi gol dan kemenangan untuk Bajul Ijo. "Setiap finishing
ada situasi shooting jauh, passing dari sayap, bola atas dan bola
bawah, dan shooting untuk bola rebound, setiap kali kita berlatih itu,"
papar Divaldo.
Hanya saja, perjuangan Soler untuk membobol gawang
Negeri Sembilan tidaklah mudah. Sebab tim ini memiliki duo 'menara' di
lini belakang, yakni Marian Farbak dan Marquem Goncalves Ferreira.
Farbak adalah bek asal Slovakia dengan tinggi 193 cm, sedangkan Marquem
Goncalves adalah pemain asal Brasil setinggi 185 cm. The Jangs juga
diperkuat striker Kamerun, Jean-Emmanuel Effa Owona yang sudah mencetak
enam gol. "Mereka memiliki dua stoper asing sama dan satu striker
tinggi. Tapi kita juga punya stopper tinggi juga. Jadi tidak masalah,"
ucap mantan pelatih Persijap dan Minangkabau FC ini.
The Deer
atau Sang Rusa, julukan Negeri Sembilan musim lalu finish di peringkat
delapan klasemen akhir MSL. Sedangkan musim ini, tim yang diperkuat
Kunanlan Subramaniam itu berada di peringkat ketujuh klasemen sementara
dengan total poin 15. Dibesut Mohd Azraai Khor bin Abdullah, tim ini
diperkuat pemain Timnas Malaysia, seperti Mohd Farizal Marlias,
Gengatharan Mahathevan, Kunanlan Subramaniam dan Ahmad Shakir Mohd Ali .
Untuk
lawatan kali ini, Divaldo menargatkan untuk mencuri angka. Ia ingin
mengulang memori indah saat melawan Kelantan FA, yakni mendapat satu
angka di Malaysia, dan menang di kandang sendiri. Divaldo juga
akanmengantisipasi bola diagonal yang selama ini menjadi andalan Negeri
Sembilan.
Melihat kondisi terakhir, posisi kiper masih
dipercayakan pada Endra Prasetya. Kuartet di lini belakang adalah Erol
Iba, Yusuf Hamzah serta duet Otavio Dutra dan Rivelino Ardiles. Tiga
pemainyang ditempatkan sebagai gelandang adalah, Mario Karlovic, Jusmadi
dan Taufiq. Sedangkan lini depan dipercayakan pada trisula Andik
Vermansyah, Rendi Irwan dan Fernando Soler.[sya/ted]
Menanti Panggung Kedua Pembuktian Fernando Soler
9:42:00 AM |
Label:
Persebaya Only
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








0 Komentar:
Posting Komentar
Siapa nama anda ?