Persebaya Dikalahkan Persiba di Surabaya, Apanya Diistimewakan?
Surabaya
(beritajatim.com) -
Saleh Ismail Mukadar, mantan Ketua Umum
Persebaya yang saat ini menjadi pengurus
di PSSI, kecewa dengan pernyataan
pengurus Persiba Bantul yang menyebut
Persebaya diistimewakan.
"Apanya diistimewakan? Persiba bisa
menang 1-0 di kandang Persebaya.
Persebaya kalah dua kali di kandang sendiri.
Jadi, apanya yang diistimewakan?" kata
Saleh kepada beritajatim.com, via ponsel,
Rabu (28/3/2012).
Saleh balik bertanya kepada kubu Persiba,
tentang fenomena persepakbolaan masa
dulu. "Dulu bagaimana bisa mereka menang
di kandang lawan? Sulit mereka menang.
Beda dengan sekarang, to?" tukas pria asal
Maluku ini.
Manajer Persiba Bantul Briyanto menilai
konsorsium selalu mengutamakan
Persebaya karena memiliki basis suporter
yang besar. Salah satu pengistimewaan
terhadap Persebaya adalah seringnya tim
berjuluk Bajul Ijo tersebut beruji coba
tingkat internasional, termasuk dengan
timnas senior.
Saleh menyatakan, bukan PSSI atau PT Liga
Prima Indonesia Sportindo yang memilih
Persebaya beruji coba internasional. "Negeri
Sembilan sendiri yang meminta beruji coba
dengan Persebaya. Mereka maunya main
sama Persebaya. Terus bagaimana?"
katanya.
Soal uji coba dengan timnas, Saleh
mengingatkan, Persiba juga berujicoba
dengan timnas dua kali, yakni U-21 dan
U-23. Uji coba terakhir Persebaya dengan
Timnas Pra Piala Dunia menjelang
keberangkatan ke Bahrain hanya masalah
kemudahan transportasi saja. "Begitu
mereka selesai uji coba di Surabaya, bisa
langsung berangkat ke Bahrain," katanya.
Sementara itu, Wakil Manajer bidang
Operasional Persiba, Bagus Nur Edi Wijaya
juga kesal karena ada diskriminasi terhadap
pemain-pemain yang ditunjuk untuk
memperkuat timnas. Kekesalan Bagus
tampaknya masih merujuk pada tak
dimaksimalkannya Slamet Nurcahyo di skuat
timnas karena dinilai kalah bersaing dengan
pemain-pemain Persebaya.
Saleh mengatakan, pemilihan pemain dalam
timnas adalah wewenang Aji Santoso
sebagai pelatih. PSSI tidak ikut campur.
"Lagipula Slamet Nurcahyo juga binaan
Persebaya. Dia pernah main di Persebaya
sewaktu saya jadi manajer. Jadi, bagaimana
saya mau mendiskriminasikan mantan anak
binaan sendiri," tukasnya.
Saleh meminta kepada manajemen Persiba
untuk tidak asal memberikan pernyataan,
jika hanya didasari opini dan tanpa fakta
yang jelas. "Saya ini malah keras kepada
Persebaya sejak jadi pengurus PSSI,"
katanya.
Saleh mencontohkan fakta, bagaimana
akhirnya Persebaya gagal mengontrak
N'kong karena persoalan perijinan. Tidak
ada usaha dari PSSI untuk mempermudah
agar Persebaya bisa mengontrak pemain
tengah potensial tersebut. "Pemain impor
Persebaya terbaru adalah Soler dari Persis
Solo. Sementara yang lain kan pemain yang
sudah lama bermain untuk Persebaya sejak
Liga Primer Indonesia dulu," katanya.
DITANYA KENAPA ???? --''
8:11:00 PM |
Label:
Persebaya Only
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








0 Komentar:
Posting Komentar
Siapa nama anda ?