Belum genap 24 jam I Wayan Julian Arimbawa Hotzel mengikuti seleksi bersama Persebaya. Datang, Selasa (6/3/2012) siang dan mengikuti seleksi sore harinya. Lalu sempat ikut berlatih, Rabu (7/3/2012) pagi, Hotzel justru absen di latihan sore. Kabarnya ia kembali ke Uruguay untuk bergabung dengan Penarol U-19.
Persebaya menyayangkan betul kembalinya punggawa Tim Nasional (Timnas) U-19 ini ke Uruguay. Sebab Bajul Ijo sepertinya sudah memiliki benih-benih ketertarikan untuk menggunakan tenaga striker yang masih berusia 18 tahun ini. Sayang niatan itu harus dipendam dalam-dalam.
Kembalinya Hotzel ke Uruguay memantik gosip tidak sedam. Kabar mengatakan, keluarga Hotzel mendapat tekanan dari oknum bekas petinggi PSSI agar tidak bergabung dengan Persebaya. Sebab pemain Indo-Jerman ini adalah produk dari Tim Nasional (Timnas) Sociedad Anonima Deportiva (SAD) yang merupakan warisan rezim lama.
Ketika dikonfirmasi, manajer Saleh Hanifah enggan menanggapi hal itu. "Saya tidak mau berbicara masalah itu. Saya hanya melihat fakta di lapangan kalau dia masih terikat kontrak dengan Penarol," kata Saleh. Karena alasan itu, Persebaya mengurungkan rencana untuk mengikat Hotzel.
Sementara itu, dalam wawancara dengan beritajatim.com, Selasa malam, Hotzel mengaku sudah mengundurkan diri dari program yang kini bernama Deportivo Indonesia itu. Ia memilih berkarier di Indonesia setelah membela Timnas U-19 di ajang Kualifikasi Piala AFC U-19 2012.
"Saya sudah selesai di Uruguay. Sekarang giliran adik kelas saya yang usia 17 tahun. Memang pemain kelahiran 1993 seperti saya masih ada yang ke Uruguay, tapi saya sudah mengundurkan diri per Januari 2012," akunya.
Ditanya mengenai alasannya mengundurkan diri dari SAD, Hotzel mengaku ingin berkarier di sepakbola sekaligus meneruskan kuliah di Indonesia. "Saya ingin main bola sambil kuliah. Di sana saya tidak bisa dapatkan itu," ucap pemain binaan Perseden ini.
Dengan batalnya Hotzel berbaju Persebaya, manajemen kembali harus bekerja keras. Sebab sepeninggal Andrew Barisic ke Arema, stok penyerang Persebaya hanya menyisakan satu nama, yakni penyerang Timnas U-21, Miko Ardiyanto. Sementara Miko sendiri masih di Brunei mengikuti turnamen Hassanal Bolkiah Trophy. [sya/but]









0 Komentar:
Posting Komentar
Siapa nama anda ?