Palembang (beritajatim.com) -
Berdasarkan laporan pihak Sriwijaya FC ke Mapolresta Palembang,
pengeroyokan yang dilakukan pemain Persija terhadap pemain Sriwijaya FC
Hilton Moreira (30) dan Thierry Gatusi (29) lantaran ada permasalahan
di lapangan yang berujung pengeroyokan di Hotel Swarna Dwipa Palembang,
Minggu(18/12) malam.
Kapolresta Palembang Kombes Pol Agus
Sulistiyono, melalui Kasat Reskrim Kompol Frido Situmorang, menjelaskan
awal mula kejadian lantaran Hilton Moreira dipojokkan salah satu pemain
Persija yang menyebutnya sering diving (menjatuhkan diri saat bermain).
Menanggapi kecaman tersebut Hilton menjawab, biarlah wasit yang
mengatur dan menentukan.
Tetapi cekcok tidak selesai di
lapangan, Hilton kemudian meminta urusan tersebut diselesaikan di
hotel. Ismed Sofyan menanggapi serius, usai pertandingan pemain Persija
itu mendatangi resepsionis Hotel Swarna Dwipa tempat Hilton menginap.
Ia
segera menanyakan keberadaan kamar Hilton. Belum sempat resepsionis
menjawab, Ismed mendengar ada suara Hilton. Seketika Ismed mengejar
Hilton dengan sikap hendak memukuli.
Thierry yang turun melihat
Hilton diserang berusaha untuk melerai. Tetapi apa yang terjadi,
Thierry juga menjadi sasaran amukan Ismed sehingga dia berusaha lari
menghindar.
“Kita sudah terima laporan dari manajemen SFC.
Korban Hilton mengalami memar di bagian pelipis bawah mata kanan dan
kiri, semetara Thierry mengalami luka robek di tangan kanan. Saat ini
belum ada pelaku yang kita tetapkan, kita masih panggil saksi baik dari
pihak Hotel, SFC, maupun Persija,” jelasnya.
Kasat Reskrim Frido Situmorang juga menjelaskan, pihak Persija belum melaporkan balik kejadian tersebut.
“Kata
pelatihnya, Iwan Setiawan, melalui telepon, pihaknya masih
berkoordinasi dengan manajemen Persija terkait laporan SFC, apakah akan
dilaporkan balik atau tidak masih menunggu keputusan manajemen.
Pihaknya tidak mengetahui jika ada laporan ke Polresta. Sementara
mereka juga menjadi korban,” kata Frido.
Pihak Swarna Dwipa juga
melaporkan kerusakan yang terjadi di hotel tersebut akibat tabung
pemadam yang dilemparkan pihak Persija yang tidak mengenai sasaran dan
malah mengenai kaca restoran hotel.
“Terhadap laporan pihak
Swarna Dwipa, ada upaya damai dari kedua belah pihak, namun saya belum
mengetahui persis bentuk kesepakatan tersebut,” jelasnya.
Sementara
itu, pihak Persija melalui Ketua umum Ferry Paulus mengatakan kedua
pihak telah mencapai kesepakatan damai dan tidak akan berlanjut di
jalur hukum. [yob]
Kronologi Tawuran Pemain Persija & SFC ( ndeso )
6:17:00 PM |
Label:
Its Me
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








0 Komentar:
Posting Komentar
Siapa nama anda ?